Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apresiasi Pembentukan Panja RUU Pemilu, Pemuda Bulan Bintang: Momentum Perkuat Demokrasi dan Libatkan Anak Muda

 

Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang, Ahmad Bintang Wicaksono
Timelinesocialnetwork.com JAKARTA – Langkah DPR RI membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk membahas Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) mendapat apresiasi dari kalangan pemuda.

Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang, Ahmad Bintang Wicaksono, menilai pembentukan Panja ini harus menjadi momentum emas untuk memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia secara menyeluruh, bukan hanya soal teknis kepemiluan.

Menurut Bintang, pembahasan RUU Pemilu adalah regulasi strategis yang akan menentukan arah politik nasional ke depan. Karena itu, prosesnya tidak boleh dilakukan secara tertutup dan berorientasi pada kepentingan politik jangka pendek semata.

"Kami mengapresiasi DPR yang sudah membentuk Panja RUU Pemilu. Harapan kami, Panja ini bekerja dengan mengedepankan prinsip transparansi, partisipasi publik, dan kepastian hukum. Setiap pasal yang dirumuskan harus berkaca pada evaluasi pemilu sebelumnya," ujar Bintang.

Sebagai organisasi sayap kepemudaan Partai Bulan Bintang, ia menegaskan RUU Pemilu harus mampu mengakomodasi kepentingan rakyat secara luas dan memberikan ruang keadilan bagi seluruh elemen bangsa.

Bintang juga mendorong agar Panja membuka ruang dialog seluas-luasnya dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, penyelenggara pemilu, hingga organisasi kepemudaan dan masyarakat sipil. Dengan begitu, regulasi yang dihasilkan memiliki legitimasi kuat dan menjawab persoalan nyata di lapangan.

Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembahasan RUU Pemilu. Menurutnya, Pemilu 2029 tidak boleh lagi menempatkan anak muda hanya sebagai objek politik.

"Pemilu 2029 harus menjadi kesempatan untuk memperluas keterlibatan anak muda dalam politik praktis. Jangan sampai anak muda hanya dijadikan vote getter tanpa diberi ruang yang memadai untuk menyampaikan gagasan dan mempengaruhi arah kebijakan politik nasional," tegasnya.

Pemuda Bulan Bintang berharap RUU Pemilu yang dihasilkan nanti tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mampu memulihkan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap demokrasi Indonesia.

"Keberhasilan RUU Pemilu diukur dari seberapa terbuka proses pembahasannya, seberapa luas publik dilibatkan, dan seberapa adil regulasi itu menjamin kesempatan politik bagi semua warga negara," katanya.

"Kami dari Pemuda Bulan Bintang siap mengawal, mendorong dialog konstruktif, dan menyampaikan aspirasi generasi muda demi terwujudnya sistem pemilu yang inklusif, demokratis, dan berkeadilan," tutup Bintang.