Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ray Rangkuti Sentil Prabowo: Janji Kejar Koruptor Sampai Antartika Dipertanyakan, Citra Presiden Memburuk

Sumber: Akun Instagram @presidenRepublikIndonesia
Timelinesocialnetwork.com Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti kembali menagih janji Presiden Prabowo Subianto terkait komitmen pemberantasan korupsi. Ia menilai sikap diam Prabowo terhadap kasus-kasus yang menyeret orang dekatnya membuat citra presiden makin buruk di mata publik.

"Secara politik tentu itu membuat citra presiden makin buruk kan. Ternyata Pak Prabowo kalau urusan orang kita, enggak sampai ke Antartika. Padahal janji beliau kan dulu kalau terkait dengan kasus korupsi sampai ke sana pun dikejar, kalau itu orang luar," kata Pengamat Politik Ray Rangkuti, dikutip Rabu (23/9/2026).

Pernyataan itu merujuk pada janji Prabowo yang sebelumnya menyatakan akan mengejar para koruptor hingga ke Antartika yang harus dibuktikan secara nyata, termasuk dalam menyikapi dugaan keterlibatan elite pemerintahan.

Ray menyindir diksi Antartika tersebut sulit diterjemahkan jika kasus berurusan dengan antar kita menjadi bias merusak citra negatif publik kepada pemerintahannya.

"Tapi kalau 'antar kita', ya didiam-diamkan aja sama Pak Prabowo. Kan di mata publik itu bisa negatif," terangnya.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan Ray adalah kasus judi online (judol) yang tengah bergulir di pengadilan. Dalam kasus tersebut, nama mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi yang kini menjabat Menteri Koperasi disebut-sebut berulang kali, namun belum ada reaksi tegas dari pihak Istana. 

Ray menilai, ada seorang menteri yang namanya berulang kali disebutkan di pengadilan terkait judol tapi Presiden Prabowo sepertinya anteng-anteng saja melihat peristiwa tersebut.

Selain itu, Ray juga mengaitkan dinamika politik terkini dengan kerusuhan akhir Agustus 2026. Ia menduga pengungkapan aktor di balik kerusuhan tersebut tidak mudah apabila terdapat jejaring orang besar di dalam lingkaran kekuasaan Presiden Prabowo.

Terkait perkembangan kasus hukum yang kini sudah naik tahap, aparat penegak hukum menyebut prosesnya terus berjalan.

"Oh, ini kan sekarang lagi ditingkatkan ke penyidikan, ya. Nanti dari penyidikan kita akan tahu siapa yang akan ditetapkan tersangka. Kita tunggu saja dari KPK, ya," tuturnya.

Publik kini menanti konsistensi pemerintah dalam membuktikan janji pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, sekaligus menunggu pengumuman tersangka resmi dari KPK.