Sekda Kabupaten Bogor Ajak Mahasiswa FAI UIKA Bergabung di HMI
![]() |
| SEKDA Bogor Bersama Himpunan Mahasiswa Islam |
Ajakan tersebut disampaikan Ajat dalam pertemuan bersama mahasiswa FAI UIKA Bogor dan pengurus HMI Komisariat Fakultas Agama Islam Cabang Kota Bogor. Ia menilai masa perkuliahan merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang lebih luas, termasuk melalui keterlibatan dalam organisasi.
Ajat Rochmat Jatnika mengajak mahasiswa FAI UIKA Bogor untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga berani mengambil kesempatan untuk berorganisasi. Menurutnya, bergabung dalam organisasi seperti HMI dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memimpin, membangun komunikasi, memperluas relasi, serta mengembangkan wawasan. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk berproses dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di tengah masyarakat.
Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh mahasiswa melalui kegiatan perkuliahan. Ketika terlibat dalam organisasi, mahasiswa dapat belajar menyusun program, bekerja sama dalam tim, menyampaikan gagasan, mengambil tanggung jawab, hingga membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Ajat juga mendorong mahasiswa FAI UIKA Bogor untuk mengenal HMI lebih jauh dan mempertimbangkan organisasi tersebut sebagai salah satu wadah pengembangan diri. HMI memiliki ruang kegiatan yang berkaitan dengan keislaman, intelektualitas, kepemudaan, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Melalui proses kaderisasi dan berbagai kegiatan yang dijalankan, mahasiswa yang bergabung di HMI memiliki kesempatan untuk mengikuti diskusi, kajian, forum intelektual, kegiatan sosial, hingga aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Berbagai kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas perspektif.
Bagi mahasiswa FAI UIKA Bogor, keberadaan HMI juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperoleh pengalaman organisasi selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teori di dalam kelas, tetapi juga dapat mengasah kemampuan melalui pengalaman langsung di lingkungan organisasi.
Dalam pertemuan tersebut turut hadir jajaran pengurus HMI Komisariat Fakultas Agama Islam Cabang Kota Bogor, yakni Ibnu selaku Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas Agama Islam Cabang Kota Bogor, Muhammad Rizqi selaku Ketua Bidang Pengembangan dan Pembinaan Kader (PTKP), serta Muhammad Habib selaku Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Anggota (P3A).
Kehadiran jajaran pengurus HMI tersebut turut menjadi bagian dari pengenalan organisasi kepada mahasiswa FAI UIKA Bogor. Para pengurus dapat memberikan informasi mengenai kegiatan HMI, proses kaderisasi, serta ruang pengembangan yang dapat diikuti oleh mahasiswa yang ingin bergabung.
Aktif dalam organisasi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghadapi berbagai situasi secara langsung. Mulai dari mengelola kegiatan, membagi tugas, menyelesaikan persoalan dalam tim, berkomunikasi dengan pihak lain, hingga menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari organisasi.
Selain itu, kegiatan HMI yang berkaitan dengan kajian keislaman dan intelektual dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas pengetahuan dan membangun kemampuan berpikir kritis. Keterlibatan dalam kegiatan sosial juga dapat mendorong mahasiswa untuk lebih memahami persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Ajakan Sekda Kabupaten Bogor tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa FAI UIKA Bogor untuk memanfaatkan masa perkuliahan dengan berbagai pengalaman positif. Organisasi dapat menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan diri sekaligus membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Dengan aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi, mahasiswa FAI UIKA Bogor diharapkan dapat memiliki pengalaman yang lebih beragam selama menempuh pendidikan. Bergabung dan berproses di HMI menjadi salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan potensi, kemampuan kepemimpinan, serta kepedulian terhadap kehidupan sosial dan masyarakat.
